Permudah Warga Urus Paspor, Beranda Imigrasi Resmi Diperkenalkan di MPP Balikpapan
Balikpapan, ONBC Indonesia.com — Masyarakat Kota Balikpapan kini memiliki akses layanan keimigrasian dengan identitas baru melalui Beranda Imigrasi di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Balikpapan. Peresmian yang berlangsung pada Rabu (28/10/2026) ini menjadi bagian dari penyeragaman identitas layanan imigrasi secara serentak di seluruh Indonesia melalui konferensi daring.
Kehadiran Beranda Imigrasi di MPP Balikpapan diharapkan mempermudah masyarakat dalam mengurus pembuatan maupun penggantian paspor. Dengan lokasi yang berada di pusat pelayanan publik, masyarakat memiliki alternatif untuk mengakses layanan keimigrasian tanpa harus selalu mendatangi kantor imigrasi.
Kepala Bidang Dokumen Perjalanan, Izin Tinggal, dan Status Keimigrasian Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kalimantan Timur, Muhammad Wahyuni, mengatakan, perubahan nama tersebut merupakan bagian dari upaya menyatukan identitas berbagai titik pelayanan imigrasi yang sebelumnya menggunakan nama berbeda-beda.
Menurut Wahyuni, penggunaan nama Beranda Imigrasi diharapkan membuat layanan lebih mudah dikenali masyarakat sekaligus memberikan kesan pelayanan yang lebih dekat dan terbuka.
“Yang jelas sekarang penyamaan. Dulu namanya beda-beda, masing-masing kantor punya nama masing-masing. Sekarang sudah disamakan dan memang tujuannya untuk mendekatkan masyarakat langsung dengan Beranda,” ujar Wahyuni.
Ia menjelaskan, Beranda Imigrasi di MPP Balikpapan pada tahap awal diperkirakan mampu melayani sekitar 20 pemohon paspor per hari. Kapasitas tersebut dapat ditingkatkan menyesuaikan kebutuhan dan permintaan masyarakat.
Adapun layanan yang tersedia mencakup pembuatan dan penggantian paspor. Proses pelayanan ditargetkan selesai dalam tiga hari, sementara masyarakat diwajibkan melakukan pendaftaran secara daring sebelum mengakses layanan.
Wahyuni menegaskan, keberadaan Beranda Imigrasi tidak mengubah jenis maupun prosedur pelayanan keimigrasian. Penempatan layanan di MPP lebih ditujukan untuk memperluas akses masyarakat sekaligus membantu mengurangi kepadatan antrean di kantor imigrasi.
“Untuk di sini dengan di sana sama saja, cuma ini lebih mendekatkan ke masyarakat. Yang di sini memecah antrean,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Balikpapan, Andi Yusri, mengungkapkan bahwa layanan imigrasi di MPP sebenarnya telah beroperasi sebelum peresmian Beranda Imigrasi dilaksanakan.
Menurutnya, kegiatan tersebut lebih berfokus pada peresmian penggunaan nama baru. Selain itu, lokasi pelayanan yang sebelumnya berada di lantai atas kini dipindahkan ke lantai bawah dengan ruang yang lebih luas.
Perubahan lokasi tersebut diharapkan memberikan kenyamanan lebih bagi masyarakat yang mengurus dokumen perjalanan. Dengan ruang yang lebih luas dan akses pelayanan yang terintegrasi di MPP, masyarakat diharapkan semakin tertarik memanfaatkan fasilitas yang tersedia.
“Harapannya dengan nama yang sudah diganti menjadi Beranda, kita berharap masyarakat bisa lebih memanfaatkan,” ujar Andi Yusri.
Penyeragaman identitas Beranda Imigrasi dilakukan untuk memudahkan masyarakat mengenali berbagai titik pelayanan keimigrasian di Indonesia. Sebelumnya, layanan imigrasi hadir dengan beragam nama dan bentuk pelayanan, baik di kantor imigrasi maupun di pusat pelayanan publik.
Melalui identitas yang seragam, Direktorat Jenderal Imigrasi diharapkan dapat membangun standar pelayanan yang lebih konsisten di berbagai daerah. Namun, perubahan identitas tersebut juga perlu diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan, kejelasan informasi, kepastian prosedur, serta profesionalisme petugas.
Di Balikpapan, keberadaan Beranda Imigrasi di MPP menjadi salah satu upaya mendekatkan pelayanan paspor kepada masyarakat. Ke depan, layanan ini diharapkan mampu mendukung pelayanan publik yang semakin mudah dijangkau, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan warga.
